Jual Produk Kaos Online Terbaik Desain Kekinian 2021
0 items in your shopping cart

No products in the cart.

Kaos Distro Jumbo 2020

Kaos Distro Jumbo 2020

Reporter: Dian Sari Pertiwi | Editor: Dadan M. Ramdan

kaos distro jumbo terbaru

bukalapak kaos distro jumbo

Mengenakan kaos polos dan jin warna hitam, dengan alas sepatu putih kasual ketika bertandang ke redaksi KONTAN, Selasa (25/10) pekan lalu, tak mencerminkan Muhammad Sadad sebagai seorang entrepreneur. Apalagi entrepreneur yang menggeluti usaha fashion alias mode. Walau tidak tampil trendi dan up to date soal busana, bukan dalil untuk tidak dapat menjadi juragan baju. Hal ini yang tidak jarang kali Sadad tekankan pada dirinya ketika terjun ke bisnis mode.

Sadad memberanikan diri terjun ke bisnis mode ketika berusia selama 20-an atas anjuran teman dekatnya. Modalnya tak tidak banyak untuk seumuran dia kala itu. Dia memberanikan diri merogoh kocek selama Rp 50 jutaan untuk memproduksi sejumlah lusin pakaian kemeja yang dia beri label Erigo. “Saya merasa, bisnis baju tersebut jangan tanggung-tanggung, supaya bisa menutup ongkos operasional. Modal Rp 50 juta tersebut sebenarnya cukup tanggung, namun sudah lumayan besar,” katanya membuka obrolan.

Dari beragam pengalaman yang ia pelajari, banyak sekali pebisnis berhenti di tengah jalan sebab kehabisan amunisi. Selain tersebut mereka memandang duit Rp 10 juta hingga Rp 20 juta tersebut sebagai ongkos belajar. Padahal, andai serius menyetor modal dalam jumlah besar akan menciptakan pebisnis merasa tertekan dan berupaya sekuat tenaga membalikkan modal. Apalagi bila modal tersebut ialah hasil pinjaman dari rekan sampai orang tua teman.

Sadad membina Erigo ketika duduk di bangku kuliah semester tujuh Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia atau sekitar mula 2012. Saat tersebut dia mempertaruhkan pendidikannya dengan menyeriusi bisnis. Namun, tekadnya berbisnis lebih powerful ketimbang melanjutkan pendidikan. Lelaki asal Aceh ini juga mulai melakukan pembelian barang bahan dan memproduksi pakaian.

kaos distro jumbo custom terbaik

terbaru kaos distro jumbo

Ternyata bisnis tersebut tak mudah. Sebab bila hendak menang dalam kompetisi industri busana modalnya bukan hanya kualitas, namun konsep produk mesti konsisten, dan kuat.

Produk kesatu Sadad mempunyai nama Selected & Co. Produk ini hanya bertahan enam bulan lantaran tak tidak sedikit peminat. Dia juga mengubah brand dengan nama Erigo dengan mengolah seluruh konsep produknya menjadi batik. Sayang usaha kedua pun tidak cukup mendapat sambutan pasar. Padahal, Sadad telah menerbitkan investasi yang tak tidak banyak untuk mengerjakan pemotretan di Singapura.

Tak menyerah begitu saja, pria kelahiran 15 Juni 1990 ini juga menjajaki konsep lain. Sampai mengejar konsep traveling dengan tema street style. Sadad merogoh kocek dalam-dalam guna pemotretan produk di Jepang. “Di mula memang kami enggak membina nama brand-nya dulu, namun konsepnya. Jadi orang beranggapan Erigo itu ialah produk Jepang sebenarnya bukan,” kata Sadad.

Skala besar

kaos distro jumbo bukalapak

custom terbaik kaos distro jumbo

Bukan hanya konsep, Sadad yang tak punya ilmu bisnis di bidang mode mesti belajar autodidak soal manajemen produksi. Kali kesatu, ia menggunakan sistem maklun ke sejumlah perusahaan konveksi. Walau murah, sistem maklun di konveksi punya kekurangan. “Konveksi tersebut satu penjahit satu produk. Kalau mereka capai sedikit, kualitas jahitan dapat jelek, lain dengan sistem garmen satu produk digarap oleh tidak sedikit orang quality control-nya lebih terjamin”, ujar Sadad.

Ia pun menggali tambahan modal. Sebab, paling tidak order di garmen 5.000 6.000 potong pakaian guna satu model. Walau tak mau merinci lebih rinci berapa suntikan modalnya, toh dengan modal tersebut Erigo dapat memproduksi ratusan ribu potong dalam setahun. Saat ini, Sadad mempunyai lima vendor guna memproduksi beragam jenis produk mulai topi, celana, kaos, jersey, sweater. Beberapa di antaranya masih sistem konveksi guna produk kaos.

Di sisi pemasaran, sampai saat ini Erigo masih mengandalkan jualan lewat pameran maupun sistem marketing dengan pop up store atawa membuka gerai dadakan di tempat-tempat tertentu dalam masa-masa singkat. Meski ketika ini tren bisnis menuju penjualan di dunia maya, sampai saat ini 80% sumber jualan Erigo dari pameran dan pop up store. Tak hanya di kota-kota besar di dalam negeri, negeri jiran pun disambangi.

Hanya saja, teknik marketing lewat pameran ini punya kelemahan, yaitu ongkos operasional lebih tinggi lantaran mesti mencarter lapak untuk penyelenggara, sekaligus menyerahkan diskon. Akibatnya, tak jarang Sadad merugi lantaran ongkos operasional Rp 25 juta sedangkan penjualan hanya Rp 5 juta.

kaos distro jumbo custom terbaik

lazada kaos distro jumbo

Berawal dari empat hingga enam pameran per tahun, sekarang Erigo sudah melangsungkan 30 pameran masing-masing bulan Oktober 2016. Di sisi marjin jualan di pameran memang lebih tipis, namun volume terdongkrak. Setahun, Erigo dapat menjual 100.000 hingga 120.000 potong. Adapun ketika ini harga produk mulai Rp 130.000-375.000 per potong. Soal berapa omzet bisnis per tahun? Secara diplomatis ia melulu bilang, Silakan dihitung sendiri.

Kualitas Brighspot Harga Distro

Menjadi seorang wirausahawan memang cita-cita Muhammad Sadad semenjak sekolah. Namun, bermunculan dengan latarbelakang family pekerja, menciptakan Sadad mesti dapat meyakinkan kedua orang tua bahwa pilihannya benar. Beruntung orang tuanya paling demokratis. Walau bercita-cita sang anak belajar hukum, tetapi toh mereka mengikhlaskan Sadad duduk di jurusan manajemen.

Di kampus, Sadad mulai menempa diri supaya bisa berjualan. Dia memberanikan diri memasarkan apa juga dengan memutar duit hasil tabungannya dan pinjaman teman-temannya. Sebab, satu yang ia ingat bahwa menjadi pekerja kantoran laksana ayahnya berarti tak punya keleluasaan waktu. Meskipun mendapat kemudahan dan remunerasi bagus, tetapi dengan banting tulang yang sama seorang pengusaha dapat dapat hasil pelajaran lebih tidak sedikit daripada jadi pekerja kantoran.

kaos distro jumbo original distro

lazada kaos distro jumbo