Jual Produk Kaos Online Terbaik Desain Kekinian 2021
0 items in your shopping cart

No products in the cart.

Baju Distro Lengan Pendek Harga Terbaru

Baju Distro Lengan Pendek Harga Terbaru

Fyesta Afrilian tak pernah menyangka, kemauan menambah pendapatan delapan tahun lalu akan mengganti hidupnya drastis. Lewat jasa sablon digital, Fyesta tidak saja mampu meraup omzet ratusan juta, namun pun menciptakan lapangan pekerjaan untuk banyak penduduk lokal.

baju distro lengan pendek Latest Prices

Cheap prices baju distro lengan pendek

LUKMAN MAULANA, Samarinda

Posisi Fyesta sebetulnya sudah nyaman. Sebagai pegawai negeri sipil (PNS) di Dinas Kesehatan (Diskes) Samarinda, pendapatannya dalam sebulan telah terjamin. Namun kemauan untuk mendapat pendapatan tambahan membuatnya melirik peluang-peluang usaha lain. Karena di luar keperluan sehari-hari, Fyesta punya kemauan untuk dapat membahagiakan family dan orang tuanya.

“Dari situ saya coba menggali bisnis sampingan. Saya browsing di internet dan mengejar peluang usaha sablon digital guna produk garmen yang sedang naik daun kala itu,” cerita Fyesta saat didatangi Metro Samarinda (Kaltim Post Group).

Di samping lagi naik daun, kala tersebut Fyesta menyaksikan di Samarinda belum terdapat usaha sablon digital. Kalaupun ada, tidak cukup begitu dikenal dan berskala kecil. Makanya dia semakin mantap melirik kesempatan ini. Dengan modal mula Rp 25 juta, Fyesta mulai merintis usaha sablon digital secara sampingan di rumahnya, April 2009.

“Saya gadaikan SK pegawai saya ke bank dan pinjam duit dari istri guna modal usaha. Uang sejumlah tersebut saya pakai untuk melakukan pembelian alat buatan berupa printer, mesin cutting, dan mesin pres,” ungkapnya.

Meski pengetahuan yang dipunyai tentang sablon digital waktu tersebut masih terbatas, tidak menciptakan Fyesta mundur dari keinginannya. Menurutnya bila menunggu tidak sedikit ilmu, usaha tidak bakal berjalan. Dia beranggapan, pengetahuan mengenai berbisnis dapat dipelajari sembari menjalankan bisnis tersebut. Sehingga terdapat proses trial and error ketika kesatu kali menjalankan usahanya.

“Belajarnya secara autodidak. Kebetulan posisi saya sebagai tenaga promosi kesehatan di dinas. Jadi tidak jarang bersentuhan dengan hal-hal yang bersangkutan dengan desain,” sebut Fyesta.

baju distro lengan pendek Best T-shirts

Latest Prices baju distro lengan pendek

Maka mulailah Fyesta menawarkan jasanya menciptakan sablon digital di produk-produk garmen laksana baju dan kaus. Bukan melulu produk pakaian, Fyesta pun melayani sablon digital pada media lain laksana mug dan jam dinding. Pada awalnya dia menawarkan jasanya secara online melewati jejaring sosial facebook. Perlahan berlanjut menawarkan secara langsung untuk rekan-rekan kerjanya di kantor.

“Saya pun mulai menyebarkan brosur dan menawarkan usaha saya ke toko-toko. Saya melakukannya sepulang kerja, bahkan saya masih mengenakan seragam PNS. Misalnya saya tawarkan apakah terdapat yang inginkan memesan kaus sablon secara satuan,” tutur Fyesta.

Ayah Axelle Shaquile Abdurrazak ini mengatakan, saat-saat mula merintis usahanya adalah saat-saat terberat. Karena dia harus menyisihkan masa-masa di luar jam kerjanya untuk menggarap pesanan pelanggannya. Bukan kegiatan yang mudah, lagipula dengan pengetahuan sablon Fyesta yang terbatas kala itu. Dia pun tidak sedikit wira-wiri mengirimkan pesanan semua pelanggannya.

“Saya mulai menggarap pesanan sesudah pukul 21.00 Wita, ketika istri dan anak saya telah tidur. Saya hingga lembur mengerjakannya, hingga subuh. Waktu istirahat saya dapat satu hingga dua jam saja dalam sehari. Bahkan saya sempat ketiduran di masjid ketika salat jemaah,” kenangnya.

Namun jam kerja yang sarat dari pagi sampai malam itu tak menggentarkan Fyesta dalam berbisnis. Waktu tersebut dia beranggapan, biarlah menderita ketika awal-awal merintis usaha. Sehingga nantinya sesudah dua hingga tiga tahun berjalan, dia tidak butuh lagi lembur dan mempunyai waktu yang berbobot | berbobot | berkualitas untuk keluarganya.

“Memang istri dan anak yang menjadi pemacu motivasi saya ketika merintis usaha ini. Jadi saya putuskan mesti fight gila-gilaan di tahun-tahun kesatu,” kata alumnus Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Diponegoro Semarang ini.

Perlahan tapi tentu usaha sablon yang tadinya diberi nama “Oughhh” itu mulai dikenal orang. Walaupun pendapatannya tidak menentu bahkan hingga pernah tidak terdapat sama sekali, Fyesta tetap bersemangat. Setahun menjalankan usaha ini, Fyesta melebarkan usahanya.

baju distro lengan pendek Cheap prices

Distro T-shirts baju distro lengan pendek

Dari yang tadinya mengerjakan sendiri di rumah, dia berani membuka outlet di tahun 2010 yang kala itu berlokasi di Gang Masjid. Dia juga mulai merekrut tenaga sebagai empat orang guna membantunya dalam proses produksi.

“Awalnya yang kami jual produk satuan. Misalnya kaus lengan panjang, pengan pendek, mug, intinya produk sablon secara umum. Namun seiring berjalannya waktu tidak sedikit yang mengikuti dan meniru usaha saya,” terangnya.

Karena itu, Fyesta kemudian merancang konsep baru yang menurutnya belum pernah dipakai sebelumnya di Indonesia. Konsep yang diambilnya yakni perpaduan antara distribution outlet (distro) dan sablon digital. Disebut distro, sebab para pengunjung dapat memilih pakaian yang dipajang di outletnya. Namun tidak laksana distro pada umumnya, pembeli dapat meminta kustomisasi dengan sablon cocok keinginan.

“Usaha saya memang sablon digital, namun tidak harus memesan dalam jumlah banyak. Kalau melulu memesan satuan atau sebanyak tertentu pun bisa,” beber Fyesta.

Konsep berikut yang menurut keterangan dari Fyesta memisahkan usahanya dengan usaha-usaha sablon atau distro yang terdapat di Kota Tepian. Pun begitu, dia merealisasikan konsep sebagaimana toko roti. Yaitu produk-produk pakaiannya dipajang dengan tampilan laksana di toko roti. Sehingga pengunjung yang datang laksana masuk ke dalam toko roti.

“Nilai jual lainnya yakni saya tidak saja mengikuti tren, tapi pun menghadirkan model-model yang sedang tidak tren. Jadi saat pelanggan bosan, dapat memilih model yang beda dan juga dapat dikustomisasi cocok keinginan,” paparnya.

Seakan telah menjadi prasyarat, semakin besar sebuah usaha maka semakin tidak sedikit pula persoalan yang muncul. Ini pula yang dirasakan Fyesta. Bertubi-tubi masalah menghantamnya di ketika usahanya mulai stabil. Di antaranya pengkhianatan karyawan yang meninggalkannya begitu saja, serta penggelapan duit oleh teman kerja yang telah dianggapnya saudara sendiri.

baju distro lengan pendek Latest models

Inspirational models baju distro lengan pendek

“Dari masalah-masalah tersebut saya jadi belajar mengenai bagaimana menghadapinya. Buat saya tersebut ilmu, sebab menjadi wiraswasta adalah proses belajar seumur hidup,” ujar suami dari Roosmiyati Dewi ini.

Fyesta menerangkan, persoalan yang menumpuk kala tersebut sempat membuatnya berputus harapan dan berkeinginan menyerah. Berhenti menjalankan bisnisnya. Bahkan saking frustrasinya masa-masa itu, pernah suatu saat Fyesta menyetir sepeda motor dengan melamun. Akibatnya dia ditabrak mobil yang melintas. Beruntung waktu tersebut kondisinya baik-baik saja tidak tidak cukup satu apapun.

“Saya mendarat di titik di mana saya hendak menutup outlet. Saya mendatangi istri saya dan bersandar padanya guna menangis. Saat menyaksikan istri dan anak itulah saya tersadar bahwa saya jangan menyerah guna mereka berdua,” tegasnya.

Pada akhirnya, Fyesta dihadapkan pada opsi bertahan sebagai PNS atau mundur dari PNS untuk konsentrasi membesarkan usahanya. Bukan opsi yang mudah, lagipula saat tersebut usahanya tengah berada dalam keterpurukan. Namun di satu sisi, dia menyaksikan potensi besar yang dipunyai usahanya tersebut. Syaratnya dia harus konsentrasi mengerjakannya secara penuh, tidak dapat setengah-setengah.

“Saya putuskan berhenti jadi PNS dan menggeluti bisnis secara penuh. Saya ajak istri saya tercebur dalam bisnis saya sesudah saya ditinggal pergi karyawan-karyawan saya,” urai Fyesta.

Meski menyimpulkan mundur dari PNS di tahun 2012, Fyesta rupanya merahasiakan urusan itu dari kedua orang tuanya di Jawa. Karena dia yakin, orang tuanya tidak setuju dan akan marah bila mengetahuinya. Yang terdapat pada benaknya waktu tersebut menyembunyikan urusan itu sampai dia dapat menunjukkan hasil dari usaha yang dibangunnya.

“Karena pemikiran orang tua saya masa-masa itu, menjadi PNS adalah pekerjaan yang terbaikuntuk saya. Pikir saya pasti mereka bakal kecewa bila saya mundur dari PNS,” sebutnya.

baju distro lengan pendek Custom Images

Distro T-shirts baju distro lengan pendek

Namun sebaik apapun Fyesta menyembunyikannya, pada kesudahannya diketahui kedua orang tuanya. Melihat Fyesta yang tidak sedikit bepergian ke Jawa kala itu, mengundang ketidakpercayaan sang bunda. Memang sesudah mundur dari PNS, Fyesta sejumlah kali ke Jawa dalam rangka mengembangkan bisnisnya.

“Ibu saya dapat menerima keputusan saya, asal saya bertanggung jawab dengan itu. Tapi ayah saya tidak. Saya sempat didiamkan selama sejumlah waktu sesudah beliau tahu saya mundur dari PNS demi berbisnis,” tandas lelaki kelahiran Semarang, 37 tahun kemudian ini. (bersambung)

baju distro lengan pendek Distro T-shirts

Latest models baju distro lengan pendek

baju distro lengan pendek Best Custom T-shirts

Best Custom T-shirts baju distro lengan pendek

baju distro lengan pendek Latest models

Latest Prices baju distro lengan pendek

baju distro lengan pendek Best Custom T-shirts

Inspirational models baju distro lengan pendek

baju distro lengan pendek Latest Prices

Best T-shirts baju distro lengan pendek